
7 Cara Memilih Kran Cuci Piring yang Bagus, Awet, dan Tidak Mudah Bocor
Kran cuci piring menjadi salah satu perlengkapan dapur yang paling sering digunakan setiap hari. Mulai dari mencuci piring, membersihkan bahan makanan, hingga membilas panci dan wajan, semuanya bergantung pada kran yang nyaman digunakan.
Karena terlihat sederhana, banyak orang memilih kran hanya berdasarkan desain atau harga. Padahal, material, kualitas cartridge, panjang leher kran, hingga tipe pemasangan dapat memengaruhi kenyamanan saat digunakan. Agar tidak salah pilih, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mencari kran air cuci piring yang bagus.
1. Pilih Material yang Cocok untuk Area Dapur
Area dapur cukup sering terkena air, sabun, minyak, dan berbagai noda makanan. Karena itu, material kran sebaiknya menjadi salah satu pertimbangan utama.
Stainless steel SUS 304 dapat menjadi pilihan karena memiliki karakter anti karat, anti noda, dan mudah dibersihkan. Material seperti ini cocok digunakan pada area dapur yang sering bersentuhan dengan air.
Salah satu contohnya adalah ONDA V-SUS FLEXI. Kran dapur ini menggunakan material stainless steel SUS 304 dan tersedia dalam tipe tanam maupun tembok, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi instalasi dapur.
2. Jangan Abaikan Kualitas Cartridge
Pernah menemukan kran yang masih menetes meskipun sudah ditutup? Salah satu komponen penting yang bekerja ketika kran dibuka dan ditutup adalah cartridge.
Karena kran cuci piring dapat digunakan berkali-kali dalam sehari, kualitas cartridge perlu diperhatikan sebelum menentukan pilihan.
ONDA V-SUS FLEXI menggunakan cartridge kuningan yang memiliki keunggulan anti bocor. Jadi, ketika memilih kran, jangan hanya melihat desain bagian luarnya. Komponen di dalam kran juga berpengaruh terhadap fungsi produk dalam penggunaan sehari-hari.
3. Sesuaikan Panjang Kran dengan Ukuran Sink
Ukuran sink setiap dapur berbeda. Ada yang compact untuk kebutuhan sederhana, tetapi ada juga sink berukuran besar yang digunakan untuk mencuci panci dan peralatan memasak lainnya.
Jika sink cukup luas, kran dengan jangkauan terlalu pendek dapat membuat aktivitas mencuci terasa kurang praktis. Air mungkin tidak dapat menjangkau beberapa sisi sink dengan nyaman.
Untuk kebutuhan tersebut, ONDA memiliki V 688 CA yang mempunyai spout lebih panjang. Produk ini juga menggunakan spout fleksibel sehingga arah keluarnya air lebih mudah disesuaikan.
Karena itu, sebelum memilih kran wastafel cuci piring, perhatikan terlebih dahulu ukuran sink dan posisi kran agar aliran air jatuh pada area yang tepat.
4. Pertimbangkan Leher Kran yang Fleksibel
Selain panjang, fleksibilitas leher kran dapat membuat aktivitas mencuci lebih nyaman.
Bayangkan ketika harus membilas wajan besar atau membersihkan sudut-sudut sink. Jika leher kran hanya mengarah ke satu posisi, Anda harus terus menggeser benda yang sedang dicuci.
Leher fleksibel memungkinkan arah air dipindahkan sesuai kebutuhan. Pada ONDA V-SUS FLEXI, bagian leher menggunakan PVC berkualitas yang dibalut stainless steel braid. Desain ini memberikan jangkauan lebih luas sekaligus memudahkan pengguna mengarahkan aliran air.
5. Pilih Kran dengan Mode Air yang Praktis
Tidak semua aktivitas di dapur membutuhkan pola keluaran air yang sama. Saat mengisi wadah, misalnya, kebutuhan aliran air dapat berbeda dengan ketika sedang membilas permukaan sink.
Karena itu, kran air cuci piring yang bagus dapat memiliki pilihan mode keluaran air yang memberikan fleksibilitas lebih saat digunakan.
ONDA V-SUS FLEXI dilengkapi aerator dengan filter dan dua mode keluaran air. Pengguna dapat menyesuaikan mode tersebut dengan aktivitas yang sedang dilakukan.
ONDA V 688 CA juga memiliki aerator dengan dua mode keluaran air sehingga dapat menjadi pilihan lain bagi pengguna yang menginginkan fungsi tersebut.
6. Sesuaikan dengan Tipe Pemasangan
Hal lain yang sering terlupakan adalah tipe pemasangan.
Sebelum membeli kran cuci piring, cek terlebih dahulu posisi instalasi air di dapur. Apakah membutuhkan kran tipe tanam atau kran yang dipasang melalui dinding?
Menentukan hal ini sejak awal dapat membantu menghindari perubahan instalasi yang tidak diperlukan.
ONDA V-SUS FLEXI tersedia dalam versi V-SUS FLEXI Tanam dan V-SUS FLEXI Tembok. Dengan pilihan tersebut, konsumen dapat menyesuaikan produk dengan kondisi instalasi dapur yang sudah tersedia.
7. Jangan Pilih Hanya Karena Harganya Murah
Harga tentu menjadi salah satu pertimbangan saat membeli perlengkapan dapur. Namun, untuk produk yang digunakan berulang kali setiap hari, harga sebaiknya bukan satu-satunya faktor.
Perhatikan material yang digunakan, kualitas cartridge, panjang dan fleksibilitas leher kran, pilihan mode air, hingga tipe pemasangannya. Panduan lengkapnya dapat dibaca pada artikel cara memilih kran dapur ONDA yang bagus dan awet.
Pada akhirnya, kran air cuci piring yang bagus adalah kran yang sesuai dengan kebutuhan dapur dan kebiasaan penggunanya. Jika membutuhkan kran dengan material stainless steel SUS 304, leher fleksibel, cartridge kuningan, serta dua mode keluaran air, ONDA V-SUS FLEXI dapat menjadi salah satu pilihan. Sedangkan untuk pengguna yang membutuhkan spout lebih panjang, ONDA V 688 CA dapat dipertimbangkan.
Dengan memperhatikan tujuh hal tersebut sebelum membeli, memilih kran cuci piring tidak lagi hanya soal desain, tetapi juga tentang menemukan produk yang membuat aktivitas di dapur terasa lebih praktis setiap hari.
